Kenapa Mobil Bisa ‘Jerky’ Saat Digas?

Saat mobil digas, seharusnya akselerasi terasa halus dan stabil. Tapi kalau mobil malah “jerky” — tersendat, kayak mau meloncat, atau respons gas tidak konsisten — itu tanda ada komponen yang tidak bekerja normal.

Masalahnya bisa kecil… atau bisa jadi awal kerusakan besar kalau dibiarkan. Berikut penyebab paling umum dan estimasi biayanya.

1. Injektor Kotor atau Tersumbat

Injektor bertugas menyemprotkan bensin secara presisi. Kalau kotor, semprotan jadi tidak merata → mobil tersendat saat digas.

Tanda-tandanya:

  • Akselerasi tersendat

  • Tenaga hilang di pertengahan rpm

  • Boros bensin

  • Idle tidak stabil

Penyebab:

  • Bahan bakar kualitas rendah

  • Endapan karbon

  • Jarang bersihin injektor

Biaya perbaikan:

  • Cleaning injektor: 250 – 600 ribu

  • Cleaning dengan ultrasonic: 400 – 800 ribu

  • Ganti injektor (per unit): 800 ribu – 2 juta

2. Sensor Throttle / Throttle Body Bermasalah

Throttle body mengatur udara masuk, dan sensor throttle (TPS) membaca buka-tutup gas. Kalau salah satu error → gas terasa tidak sinkron.

Tanda-tandanya:

  • Respons gas terlambat

  • Mobil “nyentak” di awal

  • RPM naik turun sendiri

  • Check engine kadang muncul

Penyebab:

  • Carbon build-up

  • Sensor aus

  • TPS rusak

Biaya perbaikan:

  • Cleaning throttle body: 150 – 400 ribu

  • Reset throttle: 50 – 150 ribu

  • Ganti TPS / sensor throttle: 400 ribu – 1.2 juta

  • Ganti throttle body komplet: 2.5 – 7 juta

Throttle bermasalah adalah penyebab “jerky” yang paling sering.

3. Gearbox / Transmisi Mulai Slip

Kalau jerky terjadi setiap kali mobil pindah gigi, biasanya masalahnya ada di transmisi — terutama matic atau CVT.

Tanda-tandanya:

  • Hentakan saat pindah gigi

  • Akselerasi tersendat

  • RPM naik tinggi tapi kecepatan lambat

  • Getaran di 40–60 km/jam

Penyebab:

  • Oli transmisi kotor

  • Tekanan hidrolis tidak stabil

  • Komponen CVT mulai aus

  • Valve body kotor

Biaya perbaikan:

  • Ganti oli transmisi: 350 ribu – 1.2 juta

  • Flush + cleaning: 1.5 – 4 juta

  • Overhaul transmisi: 6 – 25 juta

  • Ganti unit CVT/Matic: 25 – 60 juta

Kalau jerky muncul ketika perpindahan gigi, jangan tunda.

4. Sensor-Sensor Pendukung Mesin (MAF, MAP, O2)

Sensor udara atau sensor pembakaran yang error bisa membuat suplai udara-bensin tidak seimbang → mobil tersendat saat digas.

Biaya per sensor:

  • MAF sensor: 500 ribu – 1.5 juta

  • MAP sensor: 300 ribu – 800 ribu

  • O2 sensor: 400 ribu – 1.2 juta

Kesalahan sensor sering dikira kerusakan mekanis, padahal hanya butuh ganti komponen elektronik.

5. Bahan Bakar Kurang Stabil / Fuel Pump Lemah

Pressure bahan bakar yang turun membuat mobil seperti “batuk” saat digas.

Biaya perbaikan:

  • Fuel pump: 1.5 – 4 juta

  • Filter bensin: 200 – 500 ribu

Kesimpulan

Mobil yang terasa “jerky” saat digas tidak boleh dibiarkan.
Penyebabnya bisa ringan seperti injektor kotor, atau serius seperti gearbox slip.

Kuncinya: deteksi dini = biaya lebih kecil.
Kalau ditunda, kerusakan bisa berkembang ke sensor, throttle, bahkan transmisi.


Kerusakan kecil di awal bisa di-cover Hosho sebelum makin parah.
Perlindungan extended warranty bikin kamu aman dari biaya perbaikan mendadak.

Previous
Previous

5 Kesalahan Pemilik Mobil yang Bikin Garansi Batal

Next
Next

Berapa Biaya Ganti Kompresor AC Mobil?